Kiat agar Percaya Diri

Kita sadar bahwa kita ingin memperoleh kemajuan dalam hidup. Kita tertantang untuk memperoleh kemajuan meski zaman terus berubah. salah satu persoalan yang sering menghambat kemajuan adalah kurangnya rasa percaya diri. Kurangnya rasa percaya diri antara lain ditandai oleh kerisauan hati karena memikirkan kesan orang lain terhadap diri kita. Untuk membangkitkan rasa percaya diri, langkah awal yang dapat dilakukan, yakni menghargai serta menumbuhkan rasa senang terhadap hal-hal yang dilakukan dan sabar menghadapi hal-hal yang tidak disukai. Rasa percaya diri tidak dapat diperoleh secara otomatis dan bukan bawaan lahir. Berikut ini beberapa kiat untuk membangun dan mempertahankan rasa percaya diri.




Lakukan Perubahan dengan Jurnal Pribadi
Salah satu penanda rendahnya rasa percaya diri yakni merasa tidak mampu melakukan perubahan terhadap berbagai kebiasaan buruk. Untuk mengatasi hal itu, ambillah secarik kertas dan daftarkan segala kebiasaan buruk yang selalu membelenggu diri. Misalnya, tidak dapat mengatur belajar dengan baik, meletakkan buku di sembarang temoat, suka mengobrol dikelas. Tulislah usaha-usaha yang sudah dapat dilakukan untuk mengubah kebiasaan tersebut dalam jurnal pribadi.

Tepat Waktu
Jika ungkapan pertama yang diucapkan ketika bergegas menemui seseorang adalah maaf saya terlambat, maka kita telah merusak rasa percaya diri untuk hal-hal yang seharusnya dapat dihindari. Masalah ini dapat diselesaikna dengan membulatan tekad untuk tidak terlambat.

Letakkan Barang Pribadi di tempatnya secara teratur
Jika seseorang sering menhabiskan waktu hanya untuk mencari sebuah buku, merasa frustasi karena kehilangan buku pelajaran saat akan berangkat, atau kelelahan karena mengobrk-abrik seisi rumah untuk menemukan buku, hal ini pun dapat merusak rasa percaya diri. Berhentilah menyusahkan diri sendiri. Atasi perasaan sebagai orang yang tidak berdaya karena sebuah buku dengan meletakkan buku dan barang pribadi lainnya pada tempat yang tetap.

Tingkatkan cirta diri
Sebuah survei menjelaskan bahwa 1 dari 5 orang merasa risau dengan bentuk tubuhnya. Orang-orang yang kurang memiliki rasa percaya diri sedikitnya bercermi 10 kali sehari. Mereka merasa memiliki kelemahan diri, misalnya tinggi badan kurang, warna kulit terlalu gelap, potongan rambut tidak seperti tokoh idola, raut wajah terlalu bulat, bahkan cara berjalan juga dirasakan kurang cocok dengan bentuk tubuh. beban perasaan yang berlebihan seperti ini dapat merusak rasa percaya diri. Masalah ini dapat diatasi dengan membangun citra positif pada diri kita, Misalnya rajin membaca agar memiliki wawasan yang luas, selalu bersyukur, dan meningkatkan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Merombak Hubungan personal
Bagaimana sumbangan keluarga dan teman-teman dalam usaha membangun rasa percaya diri? Rasa percaya diri akan tumbuh jika rasa ketergantungan itu terus dikurangi. Rombaklah hubungan personal yang membuat kita selalu bergantung, menjadi insan yang mandiri, memiliki inisiatif, dan berpartisipasi dalam membangun hubungan keluarga dan sosial yang menyenangkan. Manfaatkan keluarga dan teman-teman sebagai sumber inspirasi untuk terus menunjukkan prestasi dalam bentuk apa pun.

Dari uraian tadi, dapat disimpulkan bahwa rasa percaya diri penting untuk dibangun dan ditingkatkan, sebab rasa percaya diri memiliki sumbangan yang besar bagi kita untuk meraih prestasi.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar