Halestorm, Bintang baru di panggung Rock

Halestorm yang juga baru saja merilis album mini "ReAnimate" yang berisi lagu-lagu rock daur ulang milik Guns N'Roses, Skid Row hingga Heart ini dibentuk tahun 1997 oleh sepasang kakak beradik, Elizabeth "Lzzy" Hale (Vokal/gitar/kibor) dan Arejay Hale (Dram). Sejak tahun 1998, Arejay yang saat itu baru berusia 10 tahun dan Lzzy 13 tahun sudah aktif menulis lagu. Bahkan di usia dini, yakni 5 tahun, Hale bersaudara tersebut sudah mengenal musik dan sama-sama belajar piano. Dari Piano Lzzy lantas mulai memainkan 'keytar', yakni kibor yang dipasangi strap seperti gitar. Sedangkan Arejay memilih mempelajari dram. Menginjak usia 16, Lzzy mulai kurusu gitar secara serius. Setelah merasa mantap dengan karya-karya awalnya, tahun 2000 Lzzy dan Arejay merilis mini album bertajuk "Don't Mess with the Time Man" dengan menggunakan nama Halestorm. Direkaman album tersebut, ayah kedua remaja ini turut tampil bermain bass. Tiga tahun kemudian, gitaris Joe Hottinger bergabung dan disusul Bassis Jos Sminth yang direkrut untuk menggantikan posisi sang ayah.



Sejak tahun 2006, Halestorm dikenal sebagai band yang jawal turnya nyaris tanpa jeda. Dalam setahun, mereka bisa tampil sebanyak 250 kali. Termasuk tur dimana mereka bisa sepanggung dengan nama-nama besar macam Megadeth, Avenged Sevenfold, Disturbed, Papa ROach, Hellyeah, Heaven & Hell dan masih banyak lagi. Mereka juga tampil di beberapa festival rock akbar seperti rockstar Energy Drink Uproar Festival dan Loud Park Festival di Jepang.


karena terkenal dengan performa live-nya yang prima, Atlantic Records kemudian merilis album CD/DVD live Halestorm berjudul "Live in Philly 2010" pada 16 November 2010 lalu. Sebagian besar materi lagu yang termuat di album live itu mengacu pada album debut mereka, "Halestorm" yang dirilis Atlantic, sejak April 2009 silam. gitaris Joe Hottinger mengaku senang karena mendapat kesempatan mendokumentasikan konser headline mereka ditahun 2010 tersebut dalam format audio dan video.
Di konser "Live In Philly 2010" tersebut, Joe menggunakan gitar Gibson dan ampli Marshall JCM800 lama yang ia jalankan bersama 2061X Reissue, sebuah ampli Marshall singel channel berdaya 20 Watt. Di studio, ketika ia mengerjakan album mubngkin ada 20-30 ampli head bertebaran termasuk amplinya sendiri.
Ada beberapa bagian gitar di beberapa lagu yang ia rasakan mnantang ketika dimainkannya secara live. Menyinggung tentang permainan solo, Joe juga menyebut beberapa part yang ia banggakan dari sesi rekaman album pertama, "Halestorm". lagu-lagu ballad seperti "Better Sorry Than Safe" dan versi live "Bet U Wish U Had me Back".
Untuk urusan gitar, sejak album debutnya, Lzzy dan Joe selalu mengerjakan dan mendiskusikan bagian-bagian gitarnya terlebih dahulu sebelum rekaman. Lzzy memainkan semua bagian ritem dan juga beberapa solo. Sementara JOe masuk setelahnya dan menambahkan seperlunya yang ia bisa.
Dan menurut Joe, tidak ada formula khusus untuk merekam gitar di album debutnya. Namun Lzzy memiliki setingan yang bagus. Lzzy menggunakan gitar Gibson Explorer melalui ampli Diesel, yang lantas ia dobel dengan gitar Gibson Les Paul Jr. lama melalui ampli JCM 800. Sedangkan ia sendiri biasanya menggunakan gitar Gibson Flying V yang dihubungkan ke ampli apa saja yang terdengar nyaman dikupngnya pada saat itu.

Joe Hottinger
Pengaruh utama Joe sebagai seorang gitaris merunut kebelakang ketika ia mulai main gitar di pertengahan 90an. Pahlawan awalnya adalah Nirvana, Pearl Jam, Soungarde dan musik 90an lainnya. selain itu The Smasing Pumpkins dan Billy Corgan merupakan inspirasi sekaligus memberikan pengaruh yang besar kepada Joe.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar